Ingin Punya Dana Darurat? Yuk, Pakai Instrumen Investasi Ini!

Mempersiapkan investasi untuk dana darurat atau emergency fund merupakan hal penting yang wajib kamu siapkan sejak dini untuk mengantisipasi terjadinya situasi darurat yang tidak terduga, misalnya sakit, terjadi bencana, terkena PHK, kecelakaan, dan lain sebagainya. Dengan memiliki emergency fund, kamu tidak perlu bingung mencari pinjaman atau berutang sana sini.

Kondisi genting juga bisa kamu hadapi dengan lebih tenang jika memiliki simpanan emergency fund. Maka dari itu, kamu perlu tahu instrumen investasi yang cocok untuk menyimpan dana darurat supaya aman dan mudah untuk kamu cairkan. Mau tahu apa saja? Berikut ini penjelasannya:

Baca Juga : Kapan Pencairan Reksa Dana Bisa Dilakukan? dan Berapa Lama?

Instrumen Investasi yang Recommended untuk Simpan Dana Darurat

Mengapa kamu perlu tahu instrumen investasi mana yang cocok untuk menabung emergency fund? Hal ini bertujuan agar emergency fund yang sudah susah payah kamu kumpulkan bisa lebih mudah dicairkan jika sewaktu-waktu kamu membutuhkannya. Nah, berikut ini beberapa instrumen investasi yang bisa kamu pilih.

1. Menabung di Bank

Salah satu instrumen yang paling sering dipakai oleh sebagian besar orang untuk menyimpan emergency fund adalah tabungan di bank. Itu karena rekening bank punya likuiditas yang tinggi alias sangat mudah untuk kamu cairkan kapan pun membutuhkannya.

Selain itu, beban bunganya pun relatif rendah sehingga kamu tidak perlu khawatir terdampak inflasi. Kamu bisa mengambil dana yang kamu kumpulkan di rekening tabungan melalui mesin ATM, transfer uang, atau melalui kantor cabang bank yang bersangkutan.

Namun, jika kamu menggunakan rekening bank untuk menabung emergency fund, ada baiknya untuk memisahkannya dengan rekening lain agar kamu tidak tergoda untuk memakainya kecuali di situasi yang genting. Hal ini juga bertujuan agar dana daruratmu lebih terkelola serta tidak terpakai untuk memenuhi kebutuhan lain.

Baca Juga :  Ciri-Ciri Investasi Bodong Yang Harus Anda Ketahui

2. Deposito

Instrumen ini juga populer digunakan untuk menabung dana darurat sebab lebih minim risiko. Selain itu, kamu juga bisa memperoleh bunga lebih banyak daripada tabungan. Bila kamu tertarik untuk memakai deposito, pastikan kamu yakin akan syarat dan ketentuan yang diberikan oleh pihak bank.

Untuk menyimpan emergency fund, sebaiknya pilih deposito yang pencairannya fleksibel dan tidak bergantung pada masa jatuh tempo. Pastikan juga ada atau tidaknya biaya penalti yang harus kamu tanggung seandainya kamu melakukan pencairan sebelum jatuh tempo.

3. Emas

Instrumen investasi lain yang cocok dan aman untuk menyimpan dana darurat adalah emas. Dengan investasi emas, kamu tidak perlu khawatir terkena dampak inflasi. Selain itu, kini transaksi jual-beli maupun menabung emas bisa dilakukan dengan online sehingga tingkat likuiditasnya pun juga cukup tinggi.

4. Reksa Dana Pasar Uang

Pilihan instrumen investasi lain untuk menabung emergency fund adalah Reksa Dana Pasar Uang (RDPU). Instrumen ini terdiri dari produk keuangan seperti obligasi dan deposito yang berjangka waktu kurang dari satu tahun.

RDPU merupakan instrumen investasi yang sangat populer dan ramah bagi pemula karena risikonya paling rendah dibandingkan dengan jenis reksa dana yang lain. Bukan cuma itu, peningkatan RDPU pun juga relatif stabil. Proses pencairannya juga tidak membutuhkan waktu yang lama, yakni sekitar 3 hari kerja sejak pengajuan pencairan.

Bahkan, kamu bisa menabung reksa dana dan melakukan pencairan secara online via aplikasi di smartphone kamu. Dengan begitu, kamu dapat berinvestasi dengan lebih mudah, praktis, dan cepat.

Kamu juga tidak perlu merisaukan biaya penalti atau pajak saat mencairkannya. Selain itu, return-nya pun juga lebih tinggi daripada bunga deposito dan emas.

Baca Juga :  Kenal Aplikasi Bibit dan Cara Daftarnya

5. Obligasi

Pilihan instrumen lain yang punya likuiditas tinggi untuk alokasi emergency fund adalah obligasi. Instrumen ini hampir sama dengan deposito, tetapi dalam bentuk surat berharga.

Jika kamu tertarik menggunakannya, pastikan kamu selektif dalam memilih jenis obligasi. Pasalnya, terdapat beberapa jenis obligasi yang bisa dicairkan sewaktu-waktu tanpa beban biaya penalti, tetapi ada juga yang mengharuskan kamu membayar penalti dan pajak jika melakukan pencairan sebelum masa jatuh tempo.

Nah, itu dia beberapa rekomendasi instrumen investasi yang cocok untuk menyimpan dana darurat kamu. Di antara kelima instrumen di atas, mana yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kamu? Apa pun jenis instrumen yang kamu pilih, pastikan untuk konsisten dalam menyisihkan sebagian uang kamu untuk emergency fund, ya.

Bantu kami membagikan artikel ini di media sosial kamu ya, supaya banyak orang tahu akan pentingnya punya dana darurat.

Artikel Baru:
Avatar of Kiki

Baru direkrut jadi salah satu author di blog MakinPinter.com. Kedepannya akan banyak belajar mengenai Optimasi SEO dalam menulis artikel

Tinggalkan komentar